Saya tergelitik membaca foto profil di atas. Sebegitu besarnyakah penantian seseorang terhadap jodoh? Sesuatu yang tidak kita ketahui entah siapa, tapi pasti kita dapatkan (Jika diberi umur panjang). Namun tentu dengan cara yang berbeda-beda. Tapi ayolah, haruskah senarsis itu, memajang foto seperti di atas?
Perkara jodoh sesungguhnya sederhana. seorang kawan berkata, jika kamu menikahi seorang perempuan maka dialah jodohmu. Jika ternyata kalian bercerai, berarti masa perjodohan kalian sudah tuntas. Lihat, sederhana bukan? Pertanyaannya adalah apakah kita ingin bermain-main dengan ikatan yang ada? Adakah pasangan yang ingin menikah lebih dari sekali?
Pernikahan bukanlah sesuatu yang sepele. Ia mengikat tidak hanya dua individu melainkan juga dua keluarga. Ia menyatukan pengharapan akan hidup yang lebih baik. masa depan yang lebih cerah, bahkan lebih dari itu, ia mengamanatkan tanggung jawab yang demikian besar; anak. Pernikahan juga berarti mempersiapkan calon generasi penerus bangsa yang unggul, berwatak baik, mampu menjadi insan yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan agamanya, serta mampu menjaga nama baik keluarga yang ia emban. sekarang, sanggupkah kamu diberi amanat tersebut sekarang?
Penantian jodoh terbaik adalah mempersiapkan dirimu sendiri. Menempa dan memperbanyak pengalaman hidup sebelum kamu membaginya dengan jodohmu kelak. Memperdalam ilmu dan wawasan untuk kau ajarkan kepada buah hatimu nanti. Menambah elok tingkah laku, ucapan, dan pergaulan yang akan mendekatkanmu kepada orang-orang baik. Terakhir tapi yang paling utama adalah berserah diri kepada Tuhan, selalu berbaik sangka kepadanya, dan jika mendapat kesulitan mintalah pertolongannya selain berusaha melakukan tindakan terbaik untuk mengatasinya.
kamu sering mendengar ungkapan bahwa jodoh itu serupa cermin bukan? Ia adalah pantulan dirimu sendiri, wujud dari segala sikap dan watakmu namun dalam tubuh yang berbeda. Jika kamu baik, maka baik pulalah jodohmu. Dan jika kamu baik, maka laki-laki baik pun akan mendatangimu dengan sendirinya, tidak lupa juga ia akan membawa serombongan keluarganya menemuimu, menemui keluargamu. Mulia sekali bukan?
Jadi, perbaikilah dirimu mulai dari sekarang. Bukan hanya untuk menanti jodoh, tapi untuk menjemput kemuliaan beserta Ridho Tuhan di dalamnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar